Showing posts with label P2WKSS. Show all posts
Showing posts with label P2WKSS. Show all posts

PUNCAK KEGIATAN P2WKSS KABUPATEN KUBU RAYA DI DESA TELUK EMPENING KECAMATAN TERENTANG


empeningnews, 27/10/2011 Telah beragam dan jumlah kegiatan dilakukan sejak april hingga oktober berakhir. Kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat ini, telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, mulai dibidang pertanian, peternakan, perkebunan, pendidikan, kesehatan dan kelembagaan yang ada di desa.
Desa Teluk Empening memang termasuk desa dibawah rata-rata di Kecamatan Terentang, dalam lomba P2WKSS ini, target utamanya adalah terjadinya perubahan dan pergeseran pola fikir masyarakat, seperti yang disampaikan dalam laporan kegiatan oleh ketua TP PKK Desa Teluk Empening ( Ny. Subiyanti ).
Wakil Bupati Kubu Raya Bapak Andreas Muhrotein, dalam sambutan awalnya menyampaikan salut dan luarbiasa bagi Desa Teluk Empening “ dari desa tertinggal menjadi desa terbuka “ hal ini dapat dilihat tersedianya website desa dan dalam kegiatan penilaian P2WKSS ini disiarkan secara langsung melalui Radio Ernita Nusantara, keadaan ini sangat kontradiktif dengan sarana yang dimiliki, bagaimana tidak Bapak Wakil Bupati menuju lokasi kegiatan ( Kantor Desa ) harus berjalan kaki dengan kondisi jalan yang becek dan berlubang ( jalan tanah dan diguyur hujan ) diakhir sambutannya semoga saja Desa Teluk Empening dapat berkembang dengan pesat, dari Desa Teluk Empening untuk Indonesia, “ sesuai dengan Mottonya “.Sementara itu ketua Tim Penilai P2WKSS Provinsi Kalimantan Barat Bapak Ismarwoto menyampaikan bahwa, dalam lomba tidak selalu berakhir dengan juara namun harus tetap merasa jadi pemenang.
Kegiatan yang dihadiri oleh para Penjabat Kabupaten Kubu Raya, Muspika Kecamatan Terentang, Dinas Teknis di tingkat kecamatan, Kepala Desa dan TP PKK Desa SeKecamatan Terentang serta masyarakat setempat dan sekitarnya juga diakhiri dengan serah terima laporan kegiatan P2WKSS Kabupaten Kubu Raya dan Desa Teluk Empening dari Bapak Wakil Bupati kepada Ketua Tim Penilai P2WKSS Provinsi Kalimantan Barat. Sedangkan Arpandi ( Kades ) menyampaikan suka citanya atas kehadiran para SKPD, Kepala Kantor, Kepala Badan dilingkungan Pemda Kabupaten Kubu Raya di Desa Teluk Empening semoga saja ini tertanda baik bagi perkembangan Desa Teluk Empening selanjutnya. Secara khusus Kades Teluk Empening menyampaikan ucapan terimakasih kepada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana ( BPPKB ) dan TP PKK Kabupaten Kubu Raya yang telah melakukan pembinaan,penyuluhan dan pelatihan dari sejak April hingga 25 Oktober 2011.
Acara puncak kegiatan P2WKSS telah berakhir namun tetap berharap ada program berikutnya masuk ke Desa Teluk Empening sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama desa ini dapat mengejar ketertinggalanya dari desa-desa yang ada di Kabupaten Kubu Raya. 

Read more ...

BAPPEDA SURVEY PROGRAM P2KP DI TELUK EMPENING

empeningnews, 27/10/11 dalam rangka pelaksanaan Program P2KP, Bappeda Bagian Ketahanan Pangan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya melakukan survey di Desa Teluk Empening sebelum turun kelapangan para petugas di terima di kediaman Kades Teluk Empening dan bertemu secara langsung pengurus Kelompok Wanita Tani, sebelum melakukan pendataan indicator penyusunan peta FSUA petugas diberikan petunjuk oleh Kades tentang pendataan indicator tersebut selanjutnya petugas Dinask Kesehatan menuju ke posyandu Kasih Ibu untuk melihat secara langsung kegiatan Pos Pelayanan Terpadu Kasih Ibu. Sementara itu bagian Ketahanan Pangn (Pajri Muslim)  dan Bapeda ( Sukandar Atmo ) mengadakan peninjauan ke SDN 8 Terentang disana diperoleh informasi akan adanya pembangunan kantin yang dikelola oleh pihak sekolah dan komite dan rencana pembuatan kebun sekolah. Diselah-sela pertemuan Kades Teluk Empening menekankan SD 8 Terentang dalam waktu dekat sangat memerlukan rumah Dinas Guru 2 unit dan pembangunan ruang kelas 2 lokal mengingat selama ini rumah dinas yang dibangun tahun 1980 sangat memperihatinkan dan karena letaknya di pinggir Sungai Kapuas dikawatirkan longsor.

Sementara itu untuk perbaikan – perbaikan kecil dilakukan oleh guru yang menempati rumah dinas tersebut sehingga masih kelihatan baik namun kalau ini dilakukan secara terus menerus kasihan terhadap guru tersebut, sementara itu ruang kelas dibutuhkan karena ruang kelas yang tersedia hanya 4 lokal dan kelompok belajar ada 6, akibatnya ada 2 kelompok belajar terpaksa masuk pada siang hari.

Kondisi ini mempengaruhi semangat dan kemampuan belajar anak didik setelah mengunjungi SDn 8 Terentang rombongan melihat kelompok tani wanita bidang ternak ikan di Dusun Tanjung Harapan. Pajri Mulsim yang secara kebetulan juga memiliki usaha Pembibitan dan pembesaran ikan memberikan pengarahan kepada Ibu – ibu yang mendapatkan bantuan benih Ikan Patin.  
-->
Read more ...

PENGANTAR TP PKK DESA TELUK EMPENING SAAT PENILAIAN P2WKSS

Bapak/Ibu/ TIM Penilai P2WKSS Provinsi Kalimantan Barat yang kami hormati,

Sebagai TP PKK Desa kami merasa bangga sekaligus bersyukur atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang telah menunjuk Desa Teluk Empening, untuk ikut dalam lomba P2WKSS tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Sebagaimana kita ketahui setiap perlombaan juara adalah idaman, namun kami menyadari banyak yang lebih baik dari kami, bahkan ketika desa ini diketahui sebagai wakil Kabupaten Kubu Raya dalam kegiatan P2WKSS banyak warga  desa lain yang berada di kecamatan Terentang meragukan kemampuan desa kami.

Karena di Kecamatan Terentang Desa Teluk Empening masih tergolong desa dibawah rata-rata, sehingga mungkin ada desa lain yang merasa lebih pantas, namun begitu, kami tidak merasa pesimis karena memang target utama kami adalah perubahan.

Bapak/Ibu/ TIM Penilai P2WKSS Provinsi Kalimantan Barat yang kami hormati,

Dalam rangka mempermudah evaluasi dan monitoring pelaksanaan P2WKSS Kabupaten Kubu Raya, Pemerintah Desa Teluk Empening membuat website, facebook dan email
Disamping itu website ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang perkembangan dan kegiatan yang dilaksanakan Desa Teluk Empening dalam melaksanakan program Pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jadi segala aktifitas dan kegiatan P2WKSS dapat diakses oleh setiap orang yang membutuhkan.
Saat terbentuknya TP PKK Desa, kami tidak memiliki ruangan, bahkan tidak hanya itu Pemerintah Desa saat ini belum memiliki gedung pertemuan, Satu satunya tempat bermusyawarah adalah Kantor Desa ukuran 6x9m dengan keadaan memperihatinkan.

Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Program Terpadu P2WKSS, Pemerintah Desa berupaya memperbesar kantor agar dapat digunakan untuk pelatihan, penyuluhan dan pembinaan atau berkoordinasi, walaupun masih terasa sempit paling tidak karena P2WKSS kantor desa dibangun seperti yang terlihat pada saat ini.

Untuk menunjang pelaksanaan P2WKSS Kabupaten Kubu Raya, di Teluk Empening dibentuk Kelompok Kerja P2WKSS tingkat desa, yang selanjutnya bertugas menggerakan masyarakat untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan P2WKSS di Desa Teluk Empening.

Pembuatan website, pembangunan kantor dan pembentukan kelompok kerja P2WKSS desa merupakan langkah persiapan dalam pelaksanaan kegiatan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera.

Bapak/Ibu/ TIM Penilai P2WKSS Provinsi Kalimantan Barat yang kami hormati,

Sebagaimana kita ketahui, program P2WKSS merupakan program lintas bagian dengan sasaran masyarakat dimana perempuan sebagai penggerak utamannya,

Sejak dimulainya sosialisasi pelaksanaan P2WKSS 4 April 2011 hingga hari ini banyak kegiatan yang sudah dilakukan,

Bahkan daftar kegiatan yang kami laporkan hanya sebagian aktifitas masyarakat yang terkait dengan P2WKSS dan masih bayak kegiatan lainnya yang tidak tercatat atau terekam terutama kegiatan kegiatan mingguan dalam lingkungan Rukun Tetangga, Rukun Warga dan Dusun yang sifatnya sudah menjadi kegiatan rutin.
Bapak/Ibu/ TIM Penilai P2WKSS Provinsi Kalimantan Barat yang kami hormati,

Kegiatan kegiatan yang sudah kami lakukan dapat kami laporkan dalam 4 kelompok  kegiatan yaitu :

1.      Kegiatan Pendataan, Penyuluhan, Pembinaan, dan Pelatihan yang bertujuan untuk memperoleh data, memperbaiki sikap, mental, semangat dan keterampilan masyarakat, antara lain :

a.       Penyuluhan kesehatan oleh Puskesmas Terentang
b.      Kemitraan Bidan Dan Dukun oleh bidang Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya
c.       Pendataan potensi lahan ternak dan calon petani oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kubu Raya
d.      Pendataan lahan pekarangan oleh Pokja Pertanian P2WKSS Desa dan SPD
e.       Pendataan PHBS ( Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ) oleh Pokja Kesehatan P2WKSS Desa dan KKD
f.       Penyuluhan Undang-undang Perkawinan dan Pengajian Bulanan dilaksanakan langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama Terentang
g.       Pendataan KF dan PAUD oleh Pojka II PKK desa
h.      Penyuluhan Kanker Servik oleh Ibu-ibu PITA ( Persatuan Isteri Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya )
i.        Sosialisasi 18 Peraturan Daerah Kabupaten Kubu Raya oleh Bagian Hukum Setda Kabupaten Kubu Raya
j.        Penyuluhan HIV AIDS
k.      Diklat Pertanian Tanaman Organik
l.        Pendataan Program P2KP
m.    Pelatihan Pembuatan Kompos Trikodarman,MOL dan Pestisida Nabati
n.      Work Shop Pola Asuh Anak
o.      Sistem Pelayanan Administrasi Desa

Kegiatan pendataan, penyuluhan, pembinaan dan pelatihan kami yakini mampu merubah prilaku masyarakat Desa Teluk Empening, karena melibatkan hampir seluruh lapisan mayarakat terutama perempuan

2.      Kegiatan Kelembagaan

Melalui Program P2WKSS kegiatan kegiatan masyarakat mulai terorganisasi dan secara kelembagaan dibuatkan Surat Keputusan Kepala Desa dan TP PKK Desa termasuk Dinas Instansi terkait dengan kelembagaan tersebut,

Kegiatan kelembagaan yang dimaksud antara lain :

a.       Penyegaran Kader Posyandu
b.      Pembentukan Pengurus Dasa Wisma, Kelompok Tani Wanita
c.       Pembentukan Desa Siaga
d.      Paud
e.       Toga
f.       BKB
g.       Dasolin
h.      Posyandu Lansia
i.        Keasksaraan Fungsional
j.        Taman Bacaan Desa

Dengan adanya kelembagaan seperti ini, diharapkan segala kegiatan dapat berjalan dan dikembangkan dengan baik.

3.      Kegiatan Tanam Tumbuh dan Budidaya
             
Kegiatan yang dilakukan adalah :

a.       Penanaman Kebun Kolektif dan Dasa Wisma
b.      Pemanfaatan Lahan Pekarangan
c.       Penanaman Kebun Toga
d.      Penanaman Pohon Kelapa
e.       Pembuatan Kebun Bibit Rakyat
f.       Penyemaian Bibit Karet Unggul
g.       Persiapan Lokasi dan Peternak Itik dan Kambing
h.      Ternak Ikan Patin

Kegiatan kegiatan yang sudah dilakukan ini merupakan upaya untuk meningkatkan Gizi dan Ekonomi Keluarga

4.      Kegiatan Gotong Royong
             
Kegiatan Gotong Royong di Perdesaan merupakan bentuk sembangat kerjasama, di Desa Teluk Empening Jalan Poros dan jalan lingkungan tidak kurang dari 21.000m selama ini pembersihanya dilakukan secara suwadaya,

Terkait dengan P2WKSS jalan lingkungan dan jalan poros tersebut menjadi pusat kegiatan gotong royong. Disamping itu,

Gotong royong juga dilakukan saat membuat atau memasang instalasi air bersih dan pembangunan gedung posyandu

Bapak/Ibu/ TIM Penilai P2WKSS Provinsi Kalimantan Barat yang kami hormati,

Inilah beberapa kegiatan yang dapat kami laporkan dan masih banyak kegiatan kegiatan yang tidak dapat kami sebut satu persatu dalam kesempatan ini.

Perlu kami informasikan kegiatan penilaian lomba P2WKSS pada hari ini disiarkan langsung melalui radio FM 105,4Mhz   dengan daya pancar 30 Mhz.

Terkahir kami atas nama Masyarakat hususnya Perempuan Desa Teluk Empening menyampaikan terimakasih yang sebesar besarnya atas kepercayaan yang di berikan kepada Desa Teluk Empening sebagai tempat pelaksanaan P2WKSS Kabupaten Kubu Raya,

Selanjutnya atas segala curahan perhatian dari berbagai pihak sejak dimulainya kegiatan P2WKSS hingga saat ini, terutama kepada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, TP PKK Kabupaten Kubu Raya, Dinas Pertanian dan Kesehatan Kabupaten Kubu Raya yang telah berbuat banyak dalam kegiatan ini, kami sampaikan terimakasih dan mohon maaf bila program program yang telah dilaksanakan belum sesuai dengan harapan

Yang paling penting bagi kami adalah terjadinya pergeseran pola fikir yang lebih baik dalam masyarakat sehingga mempengaruhi aktifitas selanjutnya. 

Read more ...

PELATIHAN PEMBUATAN KOMPOS TRIKODERMA, MOL DAN PESTISIDA NABATI

empeningnews,19/10/2011 oleh Bapak Hafizar ( Koordinator POPT-PHP Kabupaten Kubu Raya ) Mikro Organisme Lokal ( MOL ) merupakan cairan yang dibuat dari bahan-bahan alami yang disukai sebagai media hidup dan berkembangnya mikro organism yang berguna untuk mempercepat penghancuran bahan-bahan organic atau decomposer serta sebagai activator atau tambahan nutrisi bagi tumbuhan yang sengaja dikembangkan dari mikro organism yang berbeda ditempat tersebut.
Pembuatan Kompos bahan organic dalam bentuk padat merupakan kompos yang berguna sebagai bahan untuk memperbaiki tekstur, struktur tanah, mendukung kehidupan mikro dan makro organism serta sebagai sumber nutrisi bagi tanaman
Kompos adalah bahan alami yang telah lapuk melalui proses penghancuran/penguraian oleh mikro organism          ( bakteri ) dengan waktu dan cara-cara tertentu.
Pelatihan disampaikan oleh Ibu Emi. MMy ( Kasie Pendayagunaan Kompos dan Pestisida ) serta Hafizar       ( Koordinator PHP ) diberikan kepada seluruh pengurus Dasa Wisma dan Kelompok Wanita Tani yang berada di Desa Teluk Empening dengan jumlah 30 Orang. 

Read more ...

DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI PROV. KAL-BAR SOSIALISASIKAN KOMPOR BIO KEROSEN DI TELUK EMPENING



empeningnews, 18/10/2011 oleh Bapak Harry Syahrizuan. Untuk mendukung penghematan penggunaan Bahan Bakar Minyak      ( BBM ) dalam rangka Program Kesehatan Energi Nasional umumnya dan khususnya penghematan kebutuhan energy pada sector rumah tangga, telah dibuat kompor dengan bahan bakar campuran antara minyak tanah dengan minyak nabati atau Bio Kerosen yang merupakan salah satu jenis dari BIO FUEL.
Inspirasi pembuatan kompor ini timbul pada saat mengikuti work shop Pemanfaatan Bio Diesel yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian ESDM pada tahun 2005 di Jakarta.
Bentuk kompor dibuat tidak jauh berbeda dengan kompor sumbu minyak tanah yang umum digunakan di rumah tangga dengan beberapa penyesuaian tertentu seperti antara lain pada tinggi lubang dan jumlah sumbu serta penambahan sirip untuk pemanasan internal guna menurunkan tingkat kekentalan   ( viscositas ) minyak campuran, sehingga mudah dalam penggunaan dan perawatannya.
Kompor ini dapat menggunakan bahan bakar campuran minyak tanah dengan minyak jelantah, dimana pencampurannya dapat dilakukan secara langsung tanpa perlu penambahan katalis lain sehingga lebih mudah dan lebih ekonomis. Sedangkan penggunaan kompor ini tidak boleh / dilarang menggunakan minyak tanah murni ( % ) karena sangat panas sehingga dapat terbakar atau meledak.
Penemuan kompor ini telah didaftarkan untuk permohonan Hak Paten di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM dengan Nomor pendaftaran S00200700157 tanggal 21 Agustus 2007
Dengan spesifikasi yang berbeda, pada akhir tahun 2006 kompor ini telah diuji coba di Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Barat. Uji coba dilakukan menggunakan bahan campuran minyak jelantah dengan komposisi 25% ( B 25 ), 35% ( B 35 ), 40% ( B 40 ) dan 45% ( B 45 ), serta membandingkannya dengan kompor sumbu minyak tanah biasa untuk memasak 1 ( satu ) liter air masin – masing sebanyak 3 ( tiga ) kali, dengan hasil :
1.       Waktu yang diperlukan untuk mendidihkan air tidak berbeda jauh dengan kompor minyak tanah biasa.
2.       Asap kompor relative lebih bersih.
3.       Bau minyak tanah relative berkurang
Dengan mempertimbangkan ketersediaan minyak jelantah dan kemudahan penakaran campurannya, dibuat kompor dengan campuran minyak jelantah 20% ( B 20 ), dimana setiap 1 liter minyak tanah campurannya adalah  gelas plastik ( air mineral ) minyak jelantah.
Spesifikasi Kompor Bio Kerosen ( B 20 ) dengan tinggi 25 cm, lebar 31cm, kapasitas tangki + 3,5 Liter, jumlah sumbu 14 buah, kekuatan menahan beban + 30 Kg/liter, dan kemampuan nyala kontinyu + 14 jam           ( tanpa menambah minya ).
Sosialisasi Kompor Kerosen ini telah dilakukan pada Pameran dalam rangka ulang tahun Provinsi Kalimantan Barat ke 50 pada tahun 2007 di A. Yani Mega Mall Pontianak, tanggal 15 s/d 19 Agustus 2007, Pameran Pembangunan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke 64 tahun 2009 di kota Sanggau, dan pada hari 18/10/2011 telah disosialisasikan sekaligus pembagian kompor Kerosen  di Desa Teluk Empening, yang sebelumnya melakukan survey terlebih dahulu pada tanggal 11/10/2011
Keuntungan menggunakan kompor “ Bio Kerosen “
Ø  memerlukan minyak tanah lebih sedikit, karena dicampur dengan minyak nabati,
Ø  minyak jelantah dari sisa menggoreng setiap rumah tangga / restoran / hotel / penjual makanan dapat digunakan untuk bahan campuran sehingga tetap dapat bermanfaat dan tak terbuang percuma.
Ø  Menghemat biay pembelian minyak tanah
Ø  Bau minyak tanah relative berkurang
Ø  Asap ( jelaga ) hasil pembakaran relative lebih sedikit.
Ø  Tidak terlalu menghitamkan wadah untuk memasak
Ø  Waktu untuk memasak tidak berbeda jauh dengan minyak tanah biasa
Ø  Lebih aman dari kompor minyak tanah biasa, karena tidak mudah meledak akibat kepanasan
Cara penggunaan kompor “ Bio Kerosen “ agar kompor dapat tetap berfungsi dengan baik
1.       Kompor Bio Kerosen tidak boleh di isi dengan minyak tanah murni, karena sangat panas dan dapat meledak.
2.       Untuk penggunaan sumbu yang baru seperti penggatian sumbu total, sebaiknya sumbu tersebut tetap terendam didalam minyak campuran ( Bio Kerosen ) selama 10 – 12 jam, agar penyerapan minyak oleh sumbu menjadi optimal baru digunakan
3.       Apabila ingin menambah minyak kompor sebaiknya dilakukan 3 – 4 jam sebelum digunakan.
4.       Untuk dapat hasil pembakaran yang lebih baik, minyak kompor Bio Kerosen dapat dicampur dan di aduk dengan sedikit minyak sepiritus, gumpalan lemak dan getah yang timbul dibuang
5.       Sumbu kompor harus selalu dibersihkan dengan membuang arang pada bagian sumbu dan terbakar sebelum dinyalakan
6.       Arang yang terjadi pada jalur lubang sumbu agar dibersihkan setiap 2 minggu sekali
7.       Endapan yang terdapat didalam tangki minyak harus sering dibersihkan
Read more ...

PASILITAS AIR BERSIH

empeningnews,21/04/2011 PAH selalu menjadi perioritas dalam Musrenbangdes Teluk Empening Kecamatan Terentang terutama di tiga tahun terakhir ( 2009,2010,2011 ) munculnya usulan ini didasari oleh pertimbangan kondisi wilayah desa dimana penduduknya tidak menyebar ditepian Sungai Kapuas, sebagian besar tinggal 800-4100m dari Sungai Kapuas ( untuk menghindari banjir ). Kebutuhan air bersih selama ini diperoleh melalui pemanfaatan air hujan, oleh karenanya diperlukan wadah penyimpan air hujan dengan kapasitas yang besar, hanya saja disayangkan usulan yang menjadi perioritas ( PAH ) sampai dengan tahun ini tidak pernah diakomodir dalam APBD Kabupaten Kubu Raya. Apalagi kalau bicara MCK umum rasa-rasanya sangat jauh dari harapan. Untuk mengatasi kesulitan penampung air bersih Pemerintah Desa Teluk Empening melalui APBDes tahun 2008 membuat program pengadaan drum plastic kapasitas 100 liter kepada 168 RTM ( Rumah Tangga Miskin ) yang ada di Desa Teluk Empening.
Sampai dengan saat ini kebutuhan air bersih masih mengandalkan air hujan apabila dalam satu minggu tidak turun hujan sebagian besar masyarakat memanfaatkan air Kapuas karena minimnya daya tampung air hujan yang dimiliki.
Belakangan, air Kapuas diwilayah kecamatan terentang kuwalitasnya semangkin menurun hal ini ditandai oleh warna air ( keruh ) dan ikan atau udang yang biasanya dengan mudah didapat sekarang tidak lagi, “ disinyalir “  perubahan kuwalitas air dipengaruhi aktifitas tambang pasir maupun tambang bauksit di daerah hulu sungai.
Saat ini melalui program P2WKSS, Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya membantu satu unit instalasi air bersih dengan kapasitas dapat memenuhi kebutuhan air bersih sebanyak 20 rumah tangga. Hanya saja penggunaan sarana ini belum maksimal, karena tenaga penggeraknya menggunakan listrik sementara wilayah yang menjadi sasaran belum ada jaringan listriknya ( selama ini menggunakan mesin diesel .
Walaupun keadaannya seperti ini Pemerintah Desa Teluk Empening menyambut baik atas perhatian Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya. Fasilitas kebutuhan air bersih sejokyanya menjadi leading sector Dinas Cipta Karya Tata Kota dan Kebersihan oleh karenanya kami berharap satu ketika Dinas Terkait turun kelapangan ( Ke desa-desa ) untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang tidak memiliki fasilitas air bersih. Menurut hemat kami bila SKPD terkait tidak dapat membuat program yang bersentuhan langsung terhadap kebutuhan masyarakat apalagi terhadap kebutuhan air bersih maka saran kami kepada Bupati Kabupaten Kubu Raya untuk melakukan evaluasi, agar persoalan seperti ini segera mendapat perhatian.
Read more ...

EMPAT DASA WISMA TERIMA BANTUAN BIBIT IKAN PATIN

Program satu rumah satu kolam ikan yang dicanangkan  Pemerintah Desa Teluk Empening di Dusun Tanjung Harapan mendapat tanggapan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kubu Raya dengan memberikan bantuan benih Ikan Patin kepada 4 Dasa Wisma yang terdiri atas 40 KK
Penangkaran Benih sementara
Program satu rumah satu kolam ikan dengan luas 25m2 dilahan pekarangan, dalam rangka Program terpadu P2WKSS Desa Teluk Empening sebagai upaya peningkatan Gizi dan Ekonomi Keluarga dengan pelaku utamanya adalah para Ibu Rumah Tangga.
Kolam yang dipersiapkan utnuk pembesaran ikan
Dewasa ini peran ibu rumah tangga dalam menopang pendapatan keluarga sangat dibutuhkan , bahkan tidak jarang para ibu rumah tangga terpaksa bekerja diluar rumah atau pekarangan untuk membantu suami dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Keadaan ini berakibat semangkin berkurangnya waktu para ibu-ibu dalam memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan anak-anaknya, kadang-kadang tugas mengasuh anak diserahkan kepada tetangga, sanak family atau bahkan kepada anak yang paling tua, hal ini tentu kurang baik bagi perkembangan anak kedepan, terutama bagi keluarga yang memiliki anak usia balita dan atau usia sekolah.
Dengan adanya bantuan benih ikan patin diharapkan ibu rumah tangga yang menjadi sasran memiliki waktu lebih banyak dirumah atau dilahan pekarangan, sehingga mereka punya peluang untuk memperhatikan anak-anaknya.
Program ini diharapkan terus berlanjut, mengingat potensi yang tersedia memang terbuka lebar, bahkan tidak hanya di Dinas Perikanan dan Kelautan mudah-mudahan di ikuti oleh program-program lain dibidang ekonomi. Tujuan akhir yang ingin dicapai adalah menciptakan situasi agar aktivitas ibu rumah tangga sepenuhnya berada dirumah dan dilahan pekarangan, namun tetap produktif dalam menopang pendapatan keluarga.
Read more ...

TANAMAN ORGANIK IBU JULIAH

Ibu Juliah di Teluk Empening sebagai pemilk warung Sembako sudah diketahui atau dikenal secara luas oleh masyarakat desa ini, tetapi Ibu Juliah dengan tanaman sayuran dihalaman rumahnya sedikit orang yang tau

Beberapa waktu yang lalu di Desa Teluk Empening, dilakukan pelatihan pertanian tanaman organic oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kubu Raya dalam rangka kegiatan P2WKSS ibu Juliah salah satu pesertanya. Setelah kurang lebih dua bulan berselang, keikutsertaan Ibu Juliah dalam pelatihan tersebut tidak hanya sekedar ikut meramaikan, terbukti dihalaman depan rumah Ibu Juliah terdapat beberapa jenis tanaman sayur mayur yang sudah siap panen. Hanya saja hasil tanaman tidak untuk tujuan komersil ( dijual ) melainkan untuk kebutuhan sendiri.

Sehari harinya dari jam 06.00 s/d 18.00 kesibukan utama Ibu Juliah melayani pembeliu barang sembako diwarungnya, disaat pembeli sepi Ibu Juliah manfaatkan waktu luangnya untuk mempraktekkan yang ia dapatkan dari pelatihan yang perna di ikuti, hasilnya Ibu Juliah saat ini tidak lagi menjual bahan sembako dan beli sayur mayur, tetapi hanya …………. Jual sembako

Menurut Ibu Juliah kegiatan yang ia lakukan tidak hanya mengisi waktu luang, atau kalau ingin makan sayur mayur tidak harus menanam, langsung ambil uang hasil jual sembako dan dibelikan sayur mayur,…. Beres….!!! Akan tetapi Ibu Julaih ingin memastikan bahwa sayur yang dikosumsi keluarganya benar-benar bersih dan bebas dari bahan-bahan kimia. Untuk itu Ibu Juliah menanam sendiri untuk kebutuhan sayur mayur keluarganya, disamping itu menurut Ibu Juliah pedagang sayur tidak selalu ada setiap hari, kalau mengandalkan pedagang sayur bisa jadi satu hari keluarga tidak makan sayur.

Kini di depan rumah Ibu Juliah tersedia tanaman sayur seperti sawi, bayam, Tomat buah, kangkung, seledri, cabe rawit dan lain-lain termasuk Tanaman Obat Keluarga ( Toga ) yang secara husus ditanak hanya menggunakan Pupuk Organik.

Diakhir ceritanya IBu Juliah sambil tertawa berkata “ kalo cume untok ulam ( Lalapan ) ambeklah, tak usah kuwater ….. taka de raconnye “.
Read more ...

TETAP PRODUKTIF DI USIA SENJA

 Diusianya yang sudah senja Kakek Ratiman ( 72 tahun ) tetap berupaya memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri,  walau ia punya kesempatan yang luas untuk menikmati masa tuanya dengan hanya tinggal dirumah. Bapak Ratiman satu dari sekian banyak penduduk yang tergolong patut dicontoh di Desa Teluk Empening.

Disamping sikap kemandiriannya dan tetap ingin bermanfaat bagi orang lain, Kakek yang satu ini dikenal sebagai Petani Bengkuang, bukan karena ia sukses mengembangkan atau berpenghasilan tinggi karena tanaman ini, tetapi lebih karena ia selalu setia menanam bengkuang sejak masih usia muda. Diakuinya tanaman bengkuang memang banyak menopang keperluan hidup sejak dahulu, sehingga ia selalu menanam tanaman ini dilahan pekarangannya.

Karena faktor usia, Kakek Ratiman tidak mampu lagi untuk membuka lahan baru untuk pertanian dan perkebunan, oleh kareana itu beliau memanfaatkan lahan pekarangan semaksimal mungkin. Berkat keseriusannya, dalam kegiatan lomba pekarangan yang diadakan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kubu Raya,lahan pekarangan beliau tampil sebagai yang terbaik di Desa Teluk Empening.Sebuah pencapaian yang luar biasa bagi seorang kakek yang sudah berusia senja. 

Saat kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah ( 15/9/11 ) di Desa Teluk Empening, Kakek Ratiman diundang untuk menerima bingkisan yang diserahkan oleh Kepala Desa Teluk Empening. Menurut Kades seharusnya bukan Kakek Ratiman yang tampil untuk menerima penghargaan ini, karena banyka penduduk desa yang mampu untuk melakukan seperti atau bahkan lebih  apa yang dilakukan oleh  Kakek Ratiman, faktornya adalah kemauan, siapapun dia kalau mau pasti bisa. Semoga Kakek Ratiman menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat lainnya.
Read more ...

BAGIAN HUKUM DAN HAM SETDA KAB. KUBU RAYA SOSIALISASIKAN PERDA DI DESA TELUK EMPENING


Rombongan tiba di Teluk Empening sekitar pukul 10 Wib setelah berjalan kaki selama 10 menit tiba di Kantor Desa Teluk Empening tempat pelaksanaan sosialisasi. Nara sumber utama dalam sosialisasi ini disampaikan oleh Bapak Mustafa, S.Ag ( Ketua Komisi D DPRD Kab. Kubu Raya ) yang secara kebetulan beliau adalah wakil rakyat dari Dapil Terentang, Kubu dan Batu Ampar. 

Dari Delapan Belas Perda yang ada sosialisasi di fokuskan pada Perda tentang Retribusi pergantian biaya cetak Kartu Tanda Penduduk dan Akta Catatan Sipil, Retribusi pelayanan Kesehatan, dan Perta tentang Ketertiban Umum.
Bpk Mustafa, S.Ag ( Kiri ) dan Sekcam Terentang Bpk Drs Supriyanto
Menurut Bapak Mustafa Perda ini menjadi sangat penting untuk di sosialisasikan dan diketahui oleh seluruh masyarakat Kabupaten Kubu Raya karena bersentuhan langsung terhadap aktivitas masyarakat setiap hari.

Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Ibu Nurmarini selaku ketua Harian P2WKSS Kabupaten Kubu Raya, Sosialisasi Peraturan Daerah di Desa Teluk Empening ini terkait dengan kerjasama antara Bagian Hukum dan HAM Setda Kubu Raya dan TIM P2WKSS Kabupaten Kubu Raya.
 
Disesi Tanya jawab Kades Radak II ( Bapak Subandrio ) berharap kepada Pemda dan DPRD Kabupaten Kubu Raya agar membuat kebijakan yang lebih baik terhadap Kepala Desa yang akan purna tugas ( Habis masa jabatan ) terutama bagi Kepala Desa yang dapat menjadikan desanya berprestasi ( maju ).
Dan Kepala Desa Teluk Empening ( Arpandi ) dalam kesempatan sosialisasi tersebut menyampaikan rasa hormat kepada Bagian Hukum dan HAM, Setda Kabupaten Kubu Raya yang telah memilih Desa Teluk Empening sebagai tempat sosialisasi 18 Perda yang sudah ada dan ditetapkan di Kabupaten Kubu Raya, disamping itu Kades Teluk EMpening juga berharap agar Pemda dan DPRD Kabupaten Kubu Raya segera membuat dan menetapkan Peraturan-peraturan tentang desa, mengingat persoalan –persoalan yang dihadapi dimasa kini semangkin kompleks dan selama ini Peraturan tentang desa masih mengacu kepada Peraturan Daerah Kabupaten Pontianak yang tentu saja mungkin sudah tidak sesuai dengan kondisi yang ada di Kabupaten Kubu Raya.
Disamping acara sosialisasi Peraturan Daerah TIM P2WKSS Kabupaten Kubu Raya juga memberikan tambahan pengetahuan bagi masyarakat setempat tentang bahaya penyakit HIV AIDS yang disampaikan oleh Ibu Hamayati. Ketua TIM Penggerak PKK Desa Teluk Empening berharap agar ada kegiatan yang sama diwaktu yang akan dating mengingat masih banyak kelompok sasaran yang tidak berkesempatan hadir dalam acara tersebut terutama para pengurus Bina Keluarga Remaja ( BKR ) dan remaja Putra/Putri yang ada di Kecamatan Terentang.
Tim P2WKSS Kabupaten Kubu Raya juga mengikut sertakan Satpol PP, Pelayanan Terpadu, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana serta Pengurus TP PKK Kabupaten Kubu Raya sementara di Desa Teluk Empening hadir Muspika Kecamatan Terentang, Puskesmas Kecamatan Terentang, Kepala sekolah SD.08 Terentang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan seluruh Kepala Desa serta Sekdes seKecamatan Terentang, diakhir acara dilakukan serah terima 18 Peraturan Daerah Kabupaten Kubu Raya oleh Bapak Mustafa, S.Ag kepda Kepala Desa Teluk Empening.



Read more ...

KEPALA KUA TERENTANG AJAK MASYARAKAT SENANG HADAPI RAMADHAN

empeningnews (25/7)--- Pada hari ini M. Ichsanudin selaku Kepala KUA Terentang menghadiri kegiatan Badan Kontak Majlis Ta’lim (BKMT) desa Teluk Empening yang bertempat di Masjid Baiturrahman Dusun Sampang desa Teluk Empening Terentang.
Dalam tausyiyahnya, Ichsan mengingatkan kepada jama’ah bahwa Ramadhan 1432 H akan datang tidak lama lagi. Maka dari itu, beliau mengingatkan kepada masyarakat untuk mepersiapkan diri dalam menghadapi bulan suci nan mulia tersebut.
Ichsan menganalogikan dengan sikap kita disaat akan ada tamu atau kunjungan dari pimpinan kita seperti Bupati, Gubernur atau bahkan Presiden. Untuk menyambut tamu tersebut kita akan mempersiapkan diri dengan penuh suka cita, membersihkan lingkungan dan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menyambut dengan kondisi yang terbaik. terang Ichsan.
Maka, Ichsan menghimbau kepada masyarakat bahwa dalam menghadapi kedatangan tamu agung bualan suci Ramadhan tentu juga harus mempersiapkan diri dengan penuh rasa senang dan bahagia, serta mempersiapkan batin kita dalam keadaan suci.
Berkaitan dengan hal ini, beliau menyebutkan hadits Nabi yang artinya “Barangsiapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, diharamkan Allah jasadnya menyentuh api neraka”. (An-Nasa’i).
Pada kesempatan itu, Ichsan juga menjelaskan alasan mengapa kaum muslimin senang dalam menghadapi tamu mulia bulan Ramahan tersebut. Beliau mengatakan bahwa kita senang menghadapi bulan suci Ramadhan karena bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, bulan Al-Qur’an, bulan ampunan, bulan kasih sayang, bulan doa, bulan taubat, bulan kesabaran, dan bulan pembebasan dari api neraka.
Diakhir tausyiyahnya, beliau mengajak masyarakat untuk mempersipakan diri dalam menghadapi Ramadhan 1432 H ini dengan Niat yang benar serta ber’azam (memantapkan niat) agar kualitas puasa Ramadhan tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Beliau juga mengajak untuk senantiasa beristighfar memohon ampun kepada Allah atas segala dosa yang telah dilakukan dan yang tidak kalah penting adalah memohon maaf kepada keluarga, baik itu suami atau anak, kepada tetangga dan juga kepada teman. Hal ini dimaksudkan agar kita bertemu dengan Ramadhan dalam kondisi yang terbaik. Wallahua’lam.
Read more ...

Kepala KUA Terentang Sampaikan Tausyiyah dalam Kegiatan BKMT Desa Teluk Empening

Teluk Empening (24/6).---- Badan Kontak Majlis Ta’lim ( BKMT ) desa Teluk Empening Kec. Terentang yang diketuai Ibu Subiyanti ( istri Kepala Desa Teluk Empening ) memang sudah memiliki agenda tetap dalam melaksanakan program Ta’lim bersama pada tiap bulannya. Pada hari itu ( Jum’at, 24 Juni 2011) kegiatan BKMT bertempat di Surau Ath-Tholibin dusun Kelola Jaya komplek SDN 8 Teluk Empening.
Setelah pembacaan sholawat bersama, acara dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus Surau Ath-Tholibin. Dalam kesempatan itu sambutan disampaikan Bapak Sabirin,S.Pd salah satu pengurus Surau Ath-Tholibin esa Teluk Empening tersebut.

Dalam sambutanya, Bapak Sabirin,S.Pd mengatakan bahwa surau Ath-Tholibin usun Kelola Jaya desa Teluk Empening ini sudah memasuki usia yang ke 7 tahun. Beliau juga menjelaskan tentang awal mula pendirian surau Ath-tholibin ini yang penuh dengan perjuangan. Pendirian surau Ath-Tholibin ini adalah hasil swadaya dan swadana dari masyarakat sekitar. Al-hamdulillah, selaku pengurus kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan seperti BKMT ini, kata beliau. Demikian itu karena kami berharap, dengan berdirinya Surau Ath-Tholibin ini dapat menjadi motivasi untuk beribadah dan juga menjadi wahana menuntut ilmu bagi masyarakat, jelas beliau.

Usai sambutan tersebut, acara dilanjutkan dengan agenda inti, yaitu Tausyiah atau penyampai materi yang akan disampaikan oleh bapak M. Ichsanudin,S.HI selaku kepala KUA Kec. Terentang.

Ichsan mengawali materinya dengan mengingatkan pada jama’ah bahwa pada saat ini kita sudah berada pada bulan Rajab 1432 H, artinya tidak lama lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Bulan Rajab adalah merupakan salah satu bulan Haram yang mana didalamnya ada satu peristiwa besar yaitu Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Dalam peristiwa Isra’ Mi’raj tersebut, satu hal yang paling utama adalah adanya perintah sholat bagi kaum muslimin, kata beliau. Sholat adalah ibadah besar dan mulia, hal ini terbukti bahwa Allah memanggil Nabi Muhammad SAW secara langsung untuk menghadap-Nya dan mendapat perintah Sholat tersebut. Sholat adalah kunci segala-galanya, jelas beliau. Apalagi bila kita terus berusaha khusyu’ dalam pelaksanaan sholat tersebut, lanjut beliau.

Berkaitan dengan sholat khusyu’, pada kesempatan itu Ichsanudin mengutip sebuah uraian dari da’i kondang yaitu Aa’Gym tentang beberapa hikmah sholat khusyu’. Selanjutnya Ichsan menyebutkan satu persatu tentang hikmah sholat khusyu’ tersebut.

Pertama; Orang yang khusyu’ dalam shalat akan Disiplin waktu. Allah mengingatkan kita 5 kali sehari. Tidak ada satu agama pun yang begitu intensif mengingatkan waktu selain Islam. Seorang ahli sholat yang khusyu', bisa dilihat dari cara menyikapi waktu. Dia begitu menilai berharganya waktu sehingga tidak mau melakukan kesia-siaan.. Siapapun yang sholatnya seperti bagus tetapi begitu banyak membuang waktu percuma, maka perlu dipertanyakan lagi tentang kekhusyuan yang sebenarnya. Dengan kata lain orang yang khusyu dalam sholatnya terlihat dari pribadinya yang sangat menjaga waktu dari hal yang sia-sia dan berusaha untuk memanfaatka waktu itu sebaik-baiknya. 


Kedua; Orang yang khusyu’ dalam shalatnya akan pandai dalam Manajemen niatnya.  Ternyata rahasia sholat dari niat. Rasulullah bersabda, Innamal 'amalu binniat, Setiap amal tergantung dari niat. Siapapun yang ingin sukses harus selalu bertanya niat apapun dibalik yang dia lakukan dan yang diucapkan. Orang-orang yang niatnya ikhlas jauh berbeda dengan orang yang berniat buruk berniat jahat atau niat yang tidak benar. Maka sholat khusyu’ akan membimbing kita dalam mengatur hati untuk senantiasa berniat yang ikhlash dalam segala ucap dan perbuatan kita. Ketiga; Orang yang khusyu’ dalam sholat akan selalu menjaga kebersihan.  Setiap sholat harus diawali dengan wudhu untuk mensucikan iri kita. Proses bersih dari awal merupakan kunci sukses sholat yang khusyu. Berarti orang yang sangat mencintai bersih lahir batin itu adalah rahasia penting kesuksesan dunia akhirat. Sholat khusyu’ ini akan membimbing dan mengajari kita untuk selalu menjaga kebersihan.

Keempat; Orang yang khusyu’ dalam sholat akan selalu tertib, sebab Rukun Sholat harus Tertib. Sholat itu dilakukan dengan tertib. Kita harus menikmati hidup yang teratur, rapi, tertib dengan baik. Yang dilakukan dengan proporsional ikhlas karena Allah semata. Diawali dengan sholat khusyu’, maka itu semua akan apat kita capai.

Kelima; Orang yang khusyu’ dalam sholat akan senantiasa tuma’ninah. Tumaninah ini artinya tenang. Ini yang sangat dahsyat dalam sebuah prestasi. Kita sering melakukan sesuatu tapi pada saat tubuh kita melakukan sesuatu pikiran kita tidak disana, hati kita tidak disana akibatnya prestasi apa yang bisa dicapai tanpa kehadiran konsentrasi. Sholat yang baik itu gerakannya disempurnakan disana hatinya hadir pikiran tertuju konsentrasi. Sebuah kombinasi amal yang sangat indah. 


Keenam; Orang yang khusyu’ dalam sholat akan siap dalam segala situasi  Berdiri, ruku, sujud. Ketika berdiri akal lebih tinggi dari hati. Bagaimana saatnya mengolah akal kita. Suatu saat sedang ruku keseimbangan antara qolbu dengan akal, begitupun ketika sujud, akal harus tunduk kepada qolbu kita. Tidak takabur si akal dengan kecerdasannya. Tawadlu dengan qolbu subhanallah. Keseimbangan antara hati, ada saatnya akal benar-benar kita peras sedemikian rupa sebagian kerja kita dan fisik kita ikut. Cobalah kita lihat bagaimana hidup ini ada saatnya diatas, di tengah, dibawah, berulang. Kita nikmati sebagai bagian episode hidup kita. Tidak usah heran sekarang mudah, besok sulit. Dengan khusyu’ dalam sholat kita, insyaallah kita akan senantiasa siap dalam kondisi apapun dalam kehidupan kita di dunia ini.

Ketujuh; Salam. Sholat ditutup dengan salam. Dengan salam kita memberikan jaminan pada orang-orang disekitar kita. Bahwa kita berharap keselamatan. Artinya seorang yang sholatnya khusyu dia akan menjaga tindak tanduknya. Seorang yang benar-benar ahli sholat yang khusyu, akhlaknya akan bebas dari kezaliman terhadap siapa pun. Sholat yang khusyu adalah sholat yang sangatproduktif dengan kebaikan. Orang yang khusyu dalam sholatnya, ibadah komunikasinya nikmat tentram ketika dalam sholat dan tentram pula dalam aktivitas sehari-hari.

Demikian M. Ichsanudin selaku Kepala KUA Terentang menyampaikan materi dalam keggiatan BKMT desa Teluk Empening Kec. Terentang. Usai materi tersebut disampaikan dilanjutkan dengan dialog interaktiv antara pemateri dengan jama’ah. Ada beberapa pertanyaan dari ibu-ibu majlis ta’lim dan langsung dijawab oleh Kepala KUA Terentang yang tentunya hal ini sedikit banyak akan memberikan pencerahan bagi ibu-ibu majlis ta’lim di desa Teluk Empening.
Read more ...